middlesoft

teknologi informasi | perangkat lunak komputer | sistem informasi rumah sakit

StatsCrop

Recent Posts

Tips Mengeluarkan Blog/Website dari Google Sandbox

No comments
Masa liburan telah berakhir, dan ada sesuatu yang kurang menggembirakan saat membuka webmaster blog yang menunjukkan grafik kunjungan blog yang semakin menurun.

Setelah mencari tahu tentang kondisi tersebut diatas, ternyata blog telah masuk kedalam jaring google sandbox ?, yang artinya google memdeteksi adanya sesuatu yang janggal dan dianggap sebagai sesuatu yang melanggar ketentuan, dan sebagai akibatnya blog dikeluarkan dari index search google, dan hal ini baru disadari pemilik blog setelah mengetahui grafik kunjungan yang menurun tersebut.

grafik kunjungan blog
grafik kunjungan blog
Sebagai pemilik blog, terkadang agak sulit memahami tentang bagian mana dari sebuah blog yang dianggap google sebagai sesuatu yang melanggar ketentuan, dan dalam hal ini, pemilik blog harus mampu melakukan diagnosa sendiri, dan harus bisa mengobati diri sendiri, menerka-nerka bagian mana yang melanggar ketentuan, dan berusaha untuk melakukan perbaikan, namun tanpa dasar kepastian, semua berdasarkan kemungkinan-kemungkinan.

Semoga pada masa datang google bisa memilah, bahwa suatu blog bisa dianggap melanggar ketentuan, apabila setelah diberikan teguran tentang bagian-bagian yang salah, namun tetap bandel tidak mau memperbaiki.

Kepada pemilik blog yang merasakan hal yang sama, dengan kesadaran untuk tetap memiliki tujuan untuk menampilkan artikel demi kebaikan bersama, tidak perlu khawatir, karena jika tujuan yang baik, dipastikan akan memperoleh jalan solusi yang baik pula.

Berikut dibawah ini, adalah link dari pemilik website digitalpoins.com yang memberikan tips yang baik, untuk check apakah blog atau website masuk dalam google sandbox, dan tips untuk dapat keluar dari permasalahan google sandbox ini. semoga bermanfaat

Tips Mengeluarkan Blog/Website dari Google Sandbox

Perangkat Lunak pengelolaan jaringan

No comments
Follow my blog with Bloglovin | Apakah kinerja jaringan dan masalah bandwidth menghantui Anda ?. 

Efektifitas monitoring kinerja dan pengelolaan infrastruktur jaringan, sangat tergantung dari perangkat lunak pengelolaan Jaringan (Network Management Software), yang digunakan. dan Network Management Software merupakan sub modul atau bagian dari Network Management System | NMS.

Kemampuan perangkat lunak pengelolaan jaringan, biasanya terbagi dalam beberapa modul, diantaranya :

*   Server and Application Monitoring.
*   Network Monitoring.
*   Bandwidth Monitoring.
*   IP Address Management.
*   Configuration Management.
*   Patch Management.
*   Remote Support Tools.
*   Storage Monitoring.
*   Virtualization Monitoring.
*   Log and Event Management.
*   Helpdesk Management.
*   Network Mapping.

Tersedia banyak pilihan tentang NMS, beberapa diantaranya juga melengkapi diri dengan Firewall Monitoring, dan feature penting lain yang merupakan jawaban terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi, khususnya tentang pengelolaan jaringan komputer.

Dengan semangat untuk memperdalam wawasan pemahaman tentang pengertian teknologi informasi berupa pengetahuan sistem perangkat lunak pengelolaan jaringan, maka sedapat mungkin untuk menghindar dari hal-hal yang bersifat teknis.

Jaringan komputer (computer network), merupakan hubungan dua simpul atau lebih, dari beragam perangkat pendukung teknologi informasi, yang bertujuan untuk :
*   melakukan pertukaran data atau informasi.
*   melakukan bagi pakai perangkat lunak, perangkat keras.
*   saling dukung dalam peningkatan kemampuan proses data.

Klasifikasi Jaringan Komputer.

Ditinjau dari rentang geografis suatu jaringan, maka terdapat 3 klasifikasi jaringan komputer, yakni :
*   LAN | Local Area Network, yang berdasarkan jenisnya dapat dibedakan menjadi :
**   Peer-to-peer.
*   WAN | Wide Area Network.

Topologi Jaringan Komputer.

Ditinjau dari susunan komputer secara fisik dalam suatu jaringan komputer, maka terdapat 4 topologi jaringan komputer, yakni :
*   Topologi Star.
*   Topologi Ring.
*   Topologi Bus.
*   Topologi Tree.

Protokol Komunikasi.

Merupakan suatu tata cara yang digunakan untuk melakukan pertukaran data, antara dua sistem dalam suatu jaringan. Sistem yang dimaksud bisa berbeda satu sama yang lain, dan protokol komunikasi berfungsi sebagai penterjemah perbedaan format data dari masing-masing sistem, bahkan hingga pada masalah koneksi sumber daya listrik.

Standar protokol komunikasi yang terkenal adalah OSI | Open System Interconnecting, yang mampu melakukan definisi hingga 7 lapisan proses pengiriman dan pertukaran data, diantaranya adalah :

*   Aplikasi, menyediakan layanan komunikasi dalam bentuk program aplikasi, misal kirim email, atau eksekusi transaksi program jarak jauh.
*   Presentasi, melakukan proses konversi data, misal dari format ASCII ke EBCDIC atau proses enkripsi / deskripsi data.
*   Sesi, proses pengelolaan dua simpul yang saling berkomunikasi, dalam membentuk, memelihara dan menghentikan koneksitas keduanya.
*   Transport, menyediakan sarana hubungan antara dua simpul yang berkomunikasi.
*   Jaringan, mengatur dan penyedia jalur rute perjalanan paket data dari simpul sumber ke simpul tujuan, dan sebaliknya.
*   Data link, penanggung jawab bahwa paket data yang terkirim ke lapisan jaringan, benar-benar bebas dari kesalahan.
*   Fisik, menjamin pengiriman paket data dalam bentuk deretan bit melalui media transmisi jaringan, dari satu simpul ke simpul lainnya.

Interkoneksi Antar Jaringan.

merupakan hubungan antar dua jaringan atau lebih, dan tergantung kebutuhan terhadap koneksitas antar jaringan, maka disini dibutuhkan fasilitas perangkat khusus, diantaranya : Hub, Repeater, Bridge, Router, Gateway, Brouter.

Ketersediaan perangkat Hub, merupakan kebutuhan paling mendasar karena perangkat ini merupakan perangkat vital penghubung klasifikasi jaringan LAN.

Diantara jaringan LAN yang satu, agar terhubung dengan jaringan LAN yang lain, dengan topologi jaringan yang sama, maka dibutuhkan perangkat Repeater.

Diantara jaringan LAN yang satu, agar terhubung dengan jaringan LAN yang lain, dengan topologi jaringan yang berbeda, maka dibutuhkan perangkat Bridge.

Apabila cakupan geografis jaringan membutuhkan perangkat telekomunikasi, maka koneksitas kedua simpul jaringan, membutuhkan perangkat Router.

Apabila cakupan geografis luas, dan jaringan yang terhubung memiliki protokol yang berbeda (misal antara jaringan protokol SNA dengan jaringan dengan protokol Netware | Novell), maka dibutuhkan perangkat Gateway.

Sementara itu perangkat Brouter adalah perangkat yang langsung otomatis dapat bertindak sebagai Router maupun Bridge.

Beberapa perusahaan terkemuka yang memiliki spesialis bisnis dalam bidang penyediaan perangkat jaringan, dan didalamnya terdapat perangkat lunak pengelolaan jaringan (Network Management Software), diantaranya Cisco, AT & T, dan Black Box.

semoga bermanfaat.

RDBMS | Relational Database Management Systems

RDBMS adalah singkatan dari Relational Database Management Systems, yang artinya suatu mekanisme sistem pengelolaan database.

Definisi database adalah perangkat lunak komputer (software) yang berfungsi mengelola sekumpulan data yang tersimpan secara terstruktur dengan tujuan agar dapat dipergunakan kembali untuk bermacam keperluan. Tersimpan secara terstruktur, artinya bahwa database telah melalui proses perancangan dengan memperkirakan tingkat pertumbuhan data, dan kemampuan mengantisipasi potensi meningkatnya kebutuhan, selama beberapa tahun kedepan. Rancangan database yang baik adalah apabila database tersebut memiliki tingkat efesien pertumbuhan data size yang kecil atau minimal, namun memiliki efektifitas dalam menjawab peningkatan ragam kebutuhan dinamis secara maksimal, tetap handal operasional dalam periode waktu lebih dari 25 tahun kedepan.


Edgar F. Codd
Edgar F. Codd
Saat ini, Database adalah merupakan pondasi dasar teknologi informasi, dan seluruh kegiatan kehidupan yang berkaitan dengan teknologi informasi, dipastikan melakukan proses interaksi dengan database. Hal inilah yang menjadi dasar mimpi dari seseorang yang bernama Larry Ellison, pada tahun 1977, yang sangat tertarik dengan sebuah paper dari IBM (saat itu sebagai perusahaan penguasa komputer dunia), dan kini mimpi tersebut telah terwujud, dan terbukti melambungkan namanya menjadi penguasa database terbesar di dunia. 

Salah satu komponen utama database adalah table data dengan beragam jenis data yang disesuaikan dengan kebutuhan. Kondisi adanya interaksi hubungan antar table data didalam sebuah perangkat lunak (software) database, inilah yang kemudian memunculkan istilah baru yakni relational database, yang dikenalkan oleh Edgar Frank Codd dari IBM pada tahun 1970, didalam papernya yang diberi judul "A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks".
Larry Allison
Larry Allison


Beberapa contoh RDBMS, diantaranya adalah DB2, Oracle, SyBase, SQLServer, MySQL, FoxBase, PostgreSQL, MSAccess, dBase, Paradox, Informix, InterBase (Phoenix), FireBird.

Secara analogi database adalah sebuah program komputer, namun secara fisik database dapat dilihat sebagai tempat penyimpanan data, yang tertampung didalam media komputer server.

Dalam sebuah server, pembagian size kapasitas simpan dapat dijadikan menjadi beberapa database, untuk keperluan aplikasi yang berbeda. Sementara itu untuk implementasi database dapat dilakukan secara terdistribusi dan juga secara tersentralisasi. Implementasi database terdistribusi, artinya program aplikasi yang menggunakan lebih dari satu database, sementara untuk tersentralisasi, artinya beberapa aplikasi menggunakan satu database yang sama.

Kedua teknik implementasi database tersebut, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Apabila terdistribusi dikarenakan database yang digunakan lebih dari satu, maka bisa terjadi inkonsistensi data, dan penurunan performa, namun kecepatan akses data lebih unggul. Sedangkan implementasi tersentralisasi dipastikan kebutuhan akses data yang cepat, harus didukung dengan diberikan server canggih dan tambahan bandwidth yang tinggi.

Relational database adalah suatu mekanisme penyimpanan data pada suatu table tertentu, yang terhubung dengan table lain, dengan menggunakan reference data. Sementara itu reference data berupa field atau kolom dalam sebuah table, sebagai penghubung antar table. Dengan menggunakan relational database, dapat mengurangi redudance dan pengulangan simpan data, sehingga terwujud efektifitas daya tampung simpan data.

Beberapa interaksi definisi hubungan antar table, dapat diberlakukan relational database, diantaranya :

*   Satu ke satu (one to one), merupakan hubungan antar table dengan satu reference data, misal : table data user yang berisi master data identitas user, dengan table data password.
*   Satu ke banyak (one to many), merupakan hubungan satu table dengan satu reference data dengan table lain yang memiliki reference data lebih dari satu, misal : hubungan table master data pasien, dengan table transaksi data kunjungan pasien.
*   Banyak ke banyak (many to many), masing-masing table data yang terhubung memiliki lebih dari satu reference data, misal : master table transaksi kunjungan pasien dengan master dan detail transaksi pelayananan jasa rumah sakit.

Tugas seorang database designer, sangat menentukan didalam membangun tingkat mutu manfaat sebuah relational database management systems, yang berkesinambungan berjangka panjang, karena implementasi sistem informasi rumah sakit yang baik, akan mampu memberikan daya dorong yang kuat terhadap kinerja operasional rumah sakit.

Network Management System

middlesoft | network management software | internet | intranet | ekstranet

Bagaimana pemahaman tentang internet, intranet dan ekstranet ?

Kunci pemahaman tentang pengertian teknologi informasi, telah memberikan penjelasan tentang peran perangkat alat bantu proses pengumpulan dan pengolahan data, serta peran media penyimpanan digital, yang dilengkapi dengan peran utama perangkat jaringan distribusi informasi, dengan tingkat kebutuhan penyebaran distribusi informasi, dengan lingkup luas sebaran sesuai kebutuhan, sehingga memerlukan sistem pengelolaan jaringan distribusi informasi yang disebut sistem manajemen jaringan (network management system).

Tingkat kebutuhan penyebaran distribusi informasi, yang berdasarkan luas wilayah penyebarannya, memunculkan fenomena kata internet, yang memiliki pemahaman terjadinya distribusi data, informasi, melalui media sistem interkoneksi yang memanfaatkan sarana prasarana jaringan telekomunikasi.

Tingkat penyebaran distribusi informasi internet yang bersifat global, memunculkan permintaan untuk memenuhi kebutuhan yang hanya bisa memberikan akses kepada semua yang terkait dalam suatu internal perusahaan, institusi atau kelompok usaha, dan hal ini telah dijawab dengan semarak perkembangan network management system atau sistem manajemen jaringan intranet dan ekstranet, kedua sistem jaringan melindungi diri dari akses luar, dengan menerapkan kecanggihan sistem firewall, yang memiliki kemampuan mencegah pihak luar untuk melakukan akses ke jaringan komputer internal, namun tetap memberikan keleluasaan untuk melakukan akses server website perusahaan.

Salah satu produsen network management system adalah Cisco, dan network management system, terdiri dari network operating system dan network management software atau biasa disebut network utilities, sementara tentang jenis topologi jaringan dapat disesuaikan dengan kebutuhan internal perusahaan.

Pemahamannya, apabila suatu perusahaan, dan atau institusi telah memiliki website, maka dapat dikembangkan teknologi informasi berbasis network management system, dengan menerapkan sistem manajemen jaringan intranet (situs web khusus untuk semua yang terkait didalam internal perusahaan), dan sistem manajemen jaringan ekstranet (situs web yang aman untuk melakukan interaksi komunikasi dengan mitra pelanggan atau mitra pemasok kebutuhan perusahaan).

Pengembangan intranet dan ekstranet pada perusahaan, dibutuhkan investasi yang tidak murah, namun kombinasi manfaat peningkatan efektifitas dan efisiensi setelah implementasi penerapan intranet dan ekstranet, sangat membantu peningkatan kinerja perusahaan, diantaranya adalah :
*   Meningkatnya kemampuan kompetitif, melalui berbagai tambahan pengetahuan.
*   Mengarahkan proses dan prosedur semakin efektif dan efisien.
*   Meningkatnya loyalitas pelanggan dan rekanan bisnis.
*   Otomatisasi fungsi harian, mengurangi biaya tenaga kerja, biaya produksi dan distribusi.
*   Akselesari akses pasar, semakin lebih cepat.
*   Dukungan lebih praktis untuk kolaborasi diantara tim dalam setiap koordinasi virtual.

Intranet memberdayakan karyawan dalam cara yang hampir serupa dengan memberdayakan pelanggan. misalkan biaya untuk sebuah koordinasi dengan pertemuan secara fisik, lebih mahal dibandingkan dengan pemakaian telepon, dan sangat lebih efisien lagi apabila koordinasi melakukan akses informasi melalui website berbasis intranet, dan semua prosedur standard operasional kinerja karyawan, atau pedoman kerja karyawan, memiliki kemungkinan updating lebih cepat, tanpa cetak ulang, tanpa distribusi ulang. (catatan : intranet dan ekstranet sangat cocok untuk efisiensi dan efektifitas kinerja perusahaan atau institusi yang memiliki sebaran lokasi usaha yang terpisah secara geofrafis). Tujuan utama sebagai dasar implementasi intranet dan ekstranet adalah efektifitas dan efisiensi komunikasi.

Mengukur keberhasilan investasi penerapan intranet dan ekstranet, membutuhkan waktu panjang, seiring waktu berjalan komponen pengukur dapat diketahui dari tingkat komunikasi internal (antar unit kerja terkait didalam operasional harian perusahaan), dan peningkatan penghasilan dari pelanggan baru, namun pada akhirnya lebih baik pertimbangan utama untuk penerapan intranet dan ekstranet, adalah sebagai peningkatan aset perusahaan, daripada menganggap sebagai unsur biaya.

middlesoft | network management software | internet | intranet | ekstranet

Semoga bermanfaat.

Pengertian Teknologi Informasi

middlesoft | what is information technology | pengertian teknologi informasi

Selamat Datang.
Mei 2014, sebagai awal penetapan rencana langkah tujuan untuk memperluas cakupan permasalahan, dengan cara melakukan reposisi konten materi artikel, dan setelah melakukan penyesuaian template blog, agar ramah terhadap beragam perangkat gadget, maka akhir Juni 2014, sebagai awal pelaksanaan reposisi konten materi untuk mulai fokus terhadap teknologi informasi, dan dengan harapan semoga seirama dengan kebutuhan para Pengunjung Blog terhormat, berikut disajikan artikel pengertian teknologi informasi, yang berusaha menjawab pendalaman arti dan pemahaman dari jawaban pertanyaan : "what is information technology ?".

Banyak website yang telah mengulas tentang pengertian teknologi informasi, maka sebagai tambahan wawasan pengetahuan, blog middlesoft berusaha tidak mengulang hal yang bersifat teknis, namun memberi penguatan dalam lingkup pemahaman, serta memperluas pengertian teknologi informasi dari tatanan bahasa definisi yang mudah diingat, sampai dengan "bagaimana sebuah informasi, bisa sampai ke layar monitor perangkat komunikasi yang sekarang sedang dibaca ini".

Data dan Informasi.

Bahan dasar sebuah informasi adalah data. Misalnya data diri pribadi, setelah dilakukan proses pengumpulan data, akan terkumpul puluhan, ratusan, ribuan hingga jutaan data diri pribadi, yang tentunya proses pengumpulannya sendiri bisa dilakukan dengan cara manual atau dengan bantuan alat pengumpul data.

Sekumpulan bahan dasar data diri pribadi tersebut, apabila dilakukan proses pengolahan data, akan menghasilskan beragam informasi besaran nilai jumlah, seperti contoh berikut :
*  dalam kelompok usia : berapa jumlah data diri yang memiliki usia diatas 18 tahun, dan seterusnya.
*  dalam kelompok gender : berapa jumlah data diri gender pria dan atau wanita.
*  dalam kelompok lokasi : berapa jumlah data diri yang bermukim di propinsi Jawa Timur, dan seterusnya.

Artinya bahan dasar data diri, setelah melalui proses dikumpulkan dan diolah, akan menghasilkan informasi. Jadi informasi adalah output atau hasil dari proses pengumpulan dan pengolahan data.

Teknologi informasi.

Tentang cara mengumpulkan data, dan cara mengolah data, yang hingga akhirnya menjadi informasi, dan bagaimana cara distribusi informasi, dapat dikelompokkan sebagai berikut :
*  secara manual dengan mencatat, menghitung dan mengelompokkan hasil perhitungan dalam kelompok yang diinginkan, hal ini informasi yang diperoleh adalah informasi tanpa menggunakan teknologi atau bisa dikatakan teknologi manual.
*  dengan alat bantu komputer, namun terbatas untuk kebutuhan pribadi, maka informasi yang diperoleh adalah informasi yang sudah menggunakan teknologi digital.
*  informasi dari hasil teknologi yang tersimpan pada media digital, apabila proses distribusi masih dikirim via pos atau jasa kurir, hal ini informasi hasil teknologi digital yang "belum" menggunakan teknologi informasi.
*  distribusi teknologi digital dengan menggunakan sistem jaringan distribusi yang terhubung antar perangkat komputer dalam lingkup lokasi terbatas, maka informasi yang dihasilkan "telah" menerapkan teknologi informasi.
*  selanjutnya perkembangan kebutuhan distribusi informasi lingkup jaringan yang dibutuhkan semakin meluas, dari lokasi terbatas (lokal), menjadi kebutuhan distribusi informasi regional, nasional dan global.

Kunci pemahaman tentang pengertian teknologi informasi diatas, memberikan penjelasan berupa peran perangkat alat bantu proses pengumpulan dan pengolahan data, serta peran media penyimpanan digital, yang dilengkapi dengan peran utama perangkat jaringan distribusi informasi, dengan tingkat kebutuhan penyebaran distribusi informasi, dengan lingkup luas sebaran sesuai kebutuhan.

middlesoft | what is information technology | pengertian teknologi informasi

Semoga bermanfaat.

Membuat blog menjadi responsive

bagaimana cara membuat blog menjadi responsive ?, How to make a responsive website ?.

Kebutuhan untuk membuat blog menjadi responsive muncul, pada saat menerima beberapa email masuk, mempertanyakan tentang blog middlesoft yang masih memiliki penampilan kurang menarik, tatkala blog dicoba untuk diakses via perangkat seluler, selain laptop atau desktop.

Setelah mencoba melakukan akses blog middlesoft, dengan menggunakan perangkat seluler, ternyata memang benar, bahwa penampilan blog middlesoft, terlalu lebar dibandingkan layar monitor perangkat seluler.

bagaimana cara membuat website menjadi responsive ?, bagaimana merubah website menjadi versi mobile ?.

Sebelum mengetahui bagaimana cara membuat blog menjadi responsive, mengusahakan untuk mencari informasi tentang beberapa pengertian, beberapa jawabannya adalah sebagai berikut :

Website dan blog responsive adalah website dan blog yang dapat menyesuaikan lebar, tinggi, besar atau kecil tulisan secara otomatis sesuai, dengan media tempat website dan blog ditampilkan.

Media tempat tampil website dan blog, adalah beragam perangkat seluler atau gadget, misalnya laptop, desktop, tablet, smartphone, dan masing-masing perangkat gadget memiliki ukuran resolusi layar (resolution pixels per inch) yang berbeda satu sama lainnya, misalnya ada yang 1680x1050, 1024x768, 768x1024, 320x420 dll, pada intinya bahwa website dan blog bersifat responsive adalah website atau blog yang ramah terhadap beragam media perangkat gadget.

Pengertian resolusi layar, adalah jarak kerapatan antara satu pixel dengan pixel lain, yang terdapat pada media layar monitor. Pengertian pixel adalah berarti titik. Media layar monitor beragam perangkat gadget, terdiri dari kumpulan titik-titik yang letaknya sangat rapat, sehingga tidak mudah melihatnya, dan kumpulan titik-titik (pixel) ini, dapat menampilkan citra tulisan atau citra gambar, yang terlihat pada layar monitor.

Kerapatan atau konsentrasi titik pada layar monitor, menentukan seberapa halus gambar yang dihasilkan, semakin banyak titik (pixel) dengan luas lebar media perangkat, akan memberikan efek citra yang semakin halus ditampilkan, dan hal ini yang dimaksud dengan media perangkat gadget dengan resolusi tinggi.

Pertanyaan berikutnya why responsive web design ?, karena responsive theme dari responsive sites, secara mudah dapat dipahami sebagai tambahan peningkatan jumlah kunjungan, dari para pengguna perangkat seluler.

Apabila diantara pembaca budiman ada yang memiliki blog atau website, dan ingin melakukan test, untuk mengatahui apakah blog atau websitenya sudah memiliki kategori responsive website design ?, maka berikut disampaikan website yang memiliki alat (tool) yang dapat untuk mengujinya, silahkan kunjung ke responsive website testing, dengan cukup satu langkah mudah yakni, dengan cara submit url address atau masukkan alamat url website atau blog yang dimiliki.


responsive website example
responsive website example

Kebutuhan untuk membuat blog menjadi responsive, telah menjadi kenyataan, dan blog middlesoft sudah cukup ramah dengan beragam model perangkat seluler, selain laptop atau desktop, dan bisa menjadi responsive website example, dan kini silahkan para pembaca budiman untuk mengakses blog middlesoft melalui perangkat seluler atau gadget yang dimiliki, fasilitas navigasi menu yang baik, tentunya dapat membuat lebih nyaman.

Apabila ada yang ingin berbagi cerita pengalaman saat merubah blog menjadi responsive, dapat disampaikan via email atau kolom komentar yang tersedia.

Semoga bermanfaat.

Pendidikan Untuk Semua

pengertian teknologi informasi | education for all | EFA | pendidikan untuk semua | Lomba Blog Dies Natalis Universitas Terbuka ke-30

Bagaimana menyikapi semangat pemerataan pendidikan untuk semua (Education For All | EFA), yang terbentur oleh keterbatasan kemampuan dalam pengembangan penyediaan daya tampung dan distribusi geografis ?.

Untuk menjawab pertanyaan diatas, dan agar diperoleh gambaran utuh, maka diberikan kilas kejadian sebagai bagian yang tidak terpisahkan yang merupakan kejadian pendukung.

Sejarah panjang yang melahirkan tiga tahap fase menuju era globalisasi, yakni dari abad ke-15 terjadinya ekspansi kapitalisme, diikuti era interimperial trade (perdagangan antar negara penjajah), dan selanjutnya masuk era international trade, kondisi yang semula hanya dalam lingkup perdagangan, seiring waktu merambah hampir kesemua sendi kehidupan, dan kini 6 ciri era globalisasi yang memiliki  karakter change, computerization, customer focus, company network, core system (organisasi pendukung), dan coopetition (gabungan cooperation dan competition - bekerjasama dengan pesaing), telah menjadi keseharian budaya kerja, yang perlu dicermati secara seksama, bijaksana, dan mampu mengambil hikmah dari sisi positifnya.

*     Suka atau tidak, teknologi informasi adalah mesin akselerasi utama dalam era globalisasi, yang memiliki kemampuan membongkar dinding sekat antar negara, ras, suku dan kebangsaan.
*     Suka atau tidak, teknologi informasi, bagi bangsa Indonesia sebagai gaung pembuktian kalimat magis "habis gelap terbitlah terang", dalam keabadian "Bhineka Tunggal Ika".
*     Suka atau tidak, teknologi informasi menjadi alat utama efektifitas meluasnya gema reformasi, dengan efesiensi target waktu pelaksanaan dalam hitungan bulan, ternyata hasil dapat tereralisasi dalam hitungan minggu. (tanggal 1 Mei - 21 Mei 1998), catatan kronologi reformasi mei 1998 - http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_(1998-sekarang).

Dalam era globalisasi, parameter kualitas sangat mendominasi dalam evaluasi. Enam ciri era globalisasi diatas, dan dukungan perkembangan teknologi informasi, melahirkan tuntutan keterbukaan informasi di segala bidang, dan landasan sikap kedewasaan bernegara, memberikan kesadaran terhadap nilai kewajaran tingkat keterbukaan tersebut, tidak berlanjut kearah tuntutan ketertelanjangan.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi, telah membuka kesadaran hakiki, bahwa harkat dan martabat manusia dan kemanusiaan adalah pondasi utama dan mulia, sehingga semua perkembangan dan pengembangan harus bersifat human centered, dan akhirnya bermuara membentuk budaya global yang bersifat universal, yaitu manusia dan kemanusiaan, keseimbangan lingkungan, pola networking, empowering dan keutamaan kualitas.

Salah satu kebutuhan pondasi utama dan mulia dalam bernegara adalah bidang pendidikan. Terkait bidang pendidikan, usaha untuk meluruskan kembali kesan yang pernah disandang oleh Perguruan Tinggi, sebagai menara gading yang terlalu birokratis dan formalistik, menjadi tempat pendidikan yang berkualitas dan profesional, bagi "semua, siapa saja dan dimana saja" (education for all | EFA) yang ingin menimba ilmu pengetahuan yang diminati, melalui beberapa alternatif program pendidikan, tampaknya telah menjadi wujud nyata dan bukan impian atau wacana semata.

Bidang pendidikan yang diharapkan adalah pendidikan yang mampu mengembangkan potensi, kreatifitas, inovasi, dan kemuliaan akhlak perilaku, melalui pengembangan multiple intelegence, yang direalisasikan sebagai pengembangan IQ, EQ, dan SQ (Intelligence Quotients, Emotional Quotients, dan Spiritual Quotients), sehingga muara akhir akan membentuk budaya global bersifat universal. Empat pilar pendidikan yang dicanangkan UNESCO, mempertegas bidang pendidikan, agar memberi penekanan pada learning to know, learning to be, learning to do dan learning to live together, sehingga terbentuk sumber daya insani manusia global, yang berperan sebagai global leader manager yang senantiasa menyebarluaskan kesejahteraan manusia dan keseimbangan ekologis.

Teknologi informasi merupakan jawaban yang memiliki kemampuan untuk menyediakan daya tampung dan daya dukung yang sangat besar, dan mampu memacu akselerasi kecepatan distribusi bidang pendidikan, dengan menghapus jarak letak dan luasnya geografis. Teknologi informasi telah mengubah keterbatasan bidang pendidikan menjadi kemampuan memenuhi social accountibility nya dengan penerapan virtual learning dan virtual university
BLOG Competition
BLOG Competition

Saat ini Universitas Terbuka (UT), adalah perguruan tinggi di Indonesia, yang telah memiliki kemampuan dalam menerapkan praktek pemerataan pendidikan "untuk semua, untuk siapa saja dan dimana saja" (education for all | EFA).

Universitas Terbuka dulu menerapkan pembelajaran jarak jauh melalui media televisi, kini telah melakukan terobosan radikal didalam menemukan jalan solusi keterbatasannya, dan hasilnya bahkan melampaui target, dikarenakan hasil perubahan keterbatasannya, menjadi contoh sebagai media pembaharu dalam penerapan iptek | ilmu pengetahuan dan teknologi, dibarengi dengan peran vital sebagai media pembentuk keluhuran budi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga sasarannya sangat jelas, yakni untuk mencapai peningkatan mutu kualitas hidup, derajat kesejahteraan diri, dan kesadaran menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan. 

Universitas Terbuka, telah melengkapi persyaratan utama dari tuntutan reformasi bidang pendidikan, yang tidak hanya menyediakan fasilitas pengembangan IQ, tetapi juga mampu menyediakan fasilitas pengembangan EQ dan SQ, karena tujuan bidang pendidikan adalah melahirkan tenaga terlatih sesuai spesialisasi bidang teknis keahliannya, yang dilengkapi kemampuan dasar berupa kesantunan emosional, berkarakter dan beradab, sehingga meningkatkan peringkat daya saing, saat menghadapi kompetisi dunia pekerjaan dan karier.

Universitas Terbuka, telah sukses melakukan inovasi pendidikan tinggi jarak jauh untuk indonesia berprestasi, dengan menyediakan forum tutorial online, perpustakaan digital, latihan mandiri online, forum komunitas, hingga forum bimbingan konseling yang merupakan fasilitas online untuk saling berbagi pengalaman.

Kemampuan utama yang tidak terbantahkan dari Universitas Terbuka, adalah “menjangkau yang tidak terjangkau, meraih yang tidak teraih” oleh perguruan tinggi lain. Tahun 2014, jumlah mahasiswa aktif, mencapai 579.261 mahasiswa, yang tersebar diseluruh Nusantara dan ada di 18 negara, sehingga secara kelembagaan, beberapa penghargaan telah mampu diraih, diantaranya :

*     Tahun 2010, menerima Certificate of Quality dari International Council for Distance Education (ICDE) atau Dewan Pendidikan Jarak Jauh Internasional, yang berpusat di Oslo, Norwegia.
*     Tahun 2012, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ir. Tian Belawati M.Ed., Ph.D., secara aklamasi terpilih sebagai Presiden ICDE periode 2012 – 2015.
*     Tahun 2014, Rektor Universitas Terbuka kembali menerima penghargaan dari African Council for Distance Education (ACDE), atau Dewan Pendidikan Jarak Jauh Afrika, atas peran dan kontribusinya dalam menginspirasi dan memperkokoh posisi dari bidang pendidikan jarak jauh di dunia, dan khususnya bagi Afrika.
*     8 Juni 2014, menerima Penghargaan DISTINGUISHED INDIVIDUAL PROMOTER OF THE ODL, yang diselenggarakan di Victoria Falls Safari, Zimbabwe.

Bagi bangsa Indonesia, Universitas Terbuka menjadi tonggak penting sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan yang telah mampu mewujudkan impian dunia "pendidikan untuk semua", dan telah mampu mengangkat rasa kebanggaan berbangsa, karena menjadi model pendidikan yang memberikan inspirasi untuk dunia.


Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-30. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.



pengertian teknologi informasi | education for all | EFA | pendidikan untuk semua | Lomba Blog Dies Natalis Universitas Terbuka ke-30



Semoga bermanfaat.

Reformasi Profesi Kedokteran

content management system | sistem informasi rumah sakit | health for all | reformasi profesi kedokteran

Bagaimana menyikapi paradigma dominasi profesi kedokteran, terhadap profesi disiplin ilmu kesehatan lain ?

Rumah Sakit merupakan wadah arena praktek nyata realisasi penerapan multidisiplin ilmu, terutama yang memiliki latar belakang jenjang pendidikan ilmu kesehatan, tempat bertemu dan berkumpulnya tenaga kesehatan yang dituntut harus mampu bekerjasama sebagai tim interdisipliner, dominasi salah satu diantaranya, dapat menyebabkan perasaan kurang nyaman, dan apabila kurang peka dalam menanganinya, dapat membelokkan maksud dan tujuan didirikannya institusi rumah sakit.

Mencuatnya keresahan terpendam ini dapat ditemukan pada beberapa tulisan artikel blog, atau pada beberapa komentar forum, yang mengindikasikan bahwa profesi kedokteran terlalu mendominasi, dan terkesan telah mem"bonsai" profesi disiplin ilmu kesehatan lain, seperti keperawatan, farmasi, gizi, terapi okupasi, fisioterapi dan lain-lain.

Profesi kedokteran dari awal terbentuk sudah terkotak-kotak dalam disiplin spesialisasi yang dehumanistik, sehingga terjebak kesulitan dalam penerapan penyesuaian diri ketika bekerja sebagai bagian dari tim multidisipliner, apalagi memenuhi tuntutan harus bekerjasama sebagai tim interdisipliner, dan sebagai akibat kumulatifnya, menimbulkan kesan kuat semakin jauh dari pemahaman definisi kesehatan, dimana kedokteran harus berperan memenuhi tuntutan kebutuhan semangat kesehatan untuk semua (health for all).

Profesi kedokteran ditengarai telah bergeser dari trias : cure, care and protect, menjadi hanya mendewakan cure saja. Profesi kedokteran tumbuh dan berkembang secara sektoral, formalistik dan materialistik, sebagai dampak era industrialisasi dan modernisasi sehingga kehilangan "total inner meaning"nya. Kondisi ini harus segera diantisipasi dengan revitalisasi profesi kedokteran untuk menumbuhkembangkan kesadaran bahwa profesi kedokteran adalah bagian integral dari kesatuan utuh ilmu kesehatan.

Reformasi kesehatan dan revitalisasi profesi kedokteran merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditunda lagi. Para stakeholder bidang kesehatan harus menetapkan dirinya untuk bisa bersatu dan bekerjasama untuk memberikan social accountibility, yang terdiri atas lima nilai, yakni : relevance, quality, cost-effectiveness, equity dan high morale conduct.

Konsep trias cure, care and protect, perlu dikembalikan dalam keutuhan dan keterpaduan yang menyatu, guna mewujudkan health for all, dan terbentuknya tenaga kesehatan yang selain mandiri, juga mampu memenuhi tuntutan pekerjaan, yang harus mampu menyesuaikan diri dan bekerjasama didalam kesatuan tim interdisipliner.

Perihal sangat penting untuk dimaklumi oleh semua penyandang gelar profesi kedokteran, bahwa sebelum dan setelah pelaksanaan tugas fungsional kedokteran, atau pra dan pasca pelaksanaan tugas fungsional profesi kedokteran, dipastikan awalan dan tindak lanjut pekerjaan fungsional perawatan kesehatan pasien, adalah merupakan peran fungsi profesional dari para penyandang profesi ilmu kesehatan lain, walaupun masih dalam lingkup tugas tanggung jawab dari penyandang profesi kedokteran, namun pelaksanaan pekerjaan dipastikan sudah bisa didelegasikan kepada profesi kesehatan lain. 

Sangat penting pada saat pra dan pasca pelaksanaan tugas fungsional kedokteran, untuk segera mengambil sikap menyejajarkan diri kembali, sesuai derajad jenjang keilmuan yang dimiliki, seperti jenjang S1 sejajar dengan S1 yang lain, dan S2 kedokteran sama dengan S2 jenjang ilmu kesehatan lain, dan seterusnya. 

Demikian juga sebaliknya, sangat penting yang harus dimaklumi oleh semua profesi disiplin ilmu kesehatan selain kedokteran, bahwa realitas kenyataan di lapangan, satu-satunya peran lapangan saat pelaksanaan tugas pekerjaan fungsional, hanya profesi kedokteran yang tidak bisa didelegasikan kepada anak buah, berbeda dengan profesi ilmu kesehatan selain kedokteran, pekerjaan fungsionalnya dapat didelegasikan. 

Faktor pelaksanaan tugas fungsional kedokteran yang tidak dapat didelegasikan, ditengarai sebagai pemicu sikap dominan profesi kedokteran terhadap profesi ilmu kesehatan lain.

Kesadaran tumbuh kembang rasa maklum yang diuraikan diatas, dari semua penyandang profesi ilmu kesehatan, yang menjadi tulang punggung operasional rumah sakit, apabila sudah menjadi tradisi budaya kerja, akan dapat membentuk suasana harmoni dan menumbuhkan tingkat kenyamanan bekerja, efek dominonya tentu positif bagi semuanya.

Semoga bermanfaat.

content management system | sistem informasi rumah sakit | health for all | reformasi profesi kedokteran

Analisa Dampak Lingkungan

sistem informasi rumah sakit | software proposal | amdal | analisa dampak lingkungan

Seperti telah dijanjikan pada posting panduan membuat proposal, khususnya tentang proposal pendirian rumah sakit, pada item materi AMDAL akan diterbitkan posting tersendiri.

Dampak lingkungan adalah perubahan kondisi lingkungan yang disebabkan oleh suatu kegiatan manusia (pembangunan / pendirian bangunan) atau proses alamiah.


Dampak lingkungan, bisa dalam arti positif maupun negatif, juga dapat diukur dengan beragam metode yang bertujuan untuk mengurangi atau memperkecil dampak dalam arti negatif, dan dampak negatif ini biasa digunakan istilah dampak pencemaran lingkungan, dan metode pengukuran terhadap dampak yang ditimbulkan oleh adanya suatu kegiatan manusia terhadap alam lingkungan disekitar kegiatan, disebut Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau AMDAL.



Manfaat atau kegunaan AMDAL, dapat digolongkan dalam 2 aspek, yakni :

Aspek Teknis.
  • Untuk menghindari dan meminimalisasi dampak lingkungan sehingga terwujud pembangunan yang berkelanjutan.
  • Survey, prakiraan dan evaluasi dampak berupa polusi, gangguan keanekaragaman ekosistem, hubungan manusia, alam dan lingkungan sekitar.
  • Sebagai environmental safe guard pengembangan wilayah.
  • Sebagai pedoman pengelolaan lingkungan.
  • Sebagai pemenuhan persyaratan hutang ke lembaga keuangan.
  • Sebagai rekomendasi proses perijinan.
Aspek Komunikasi.
  • Untuk mendapatkan konsensus dengan masyarakat yang terkena dampak, akuntabilitas pemrakarsa, pemerintah, dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.
  • AMDAL merupakan alat pengelola lingkungan hidup, untuk keperluan :
    • Menghindari dampak, dengan cara evaluasi :
      • Apakah proyek sudah waktunya dan dibutuhkan ?.
      • Apakah proyek sudah harus dilakukan ?.
      • Apakah ada alternatif untuk lokasi ?.
    • Meminimalisasi dampak, dengan cara :
      • Mengurangi skala, besaran atau ukuran.
      • Apakah ada alternatif lain, tentang proses, rancangan, bahan baku, atau alat bantu ?
    • Melakukan mitigasi / kompensasi dampak, dengan memberikan ganti rugi terhadap lingkungan yang tercemar, atau terkena dampak negatif.
Bagaimana cara melakukan penilaian analisis dampak lingkungan ?.

Penilaian dapat dikelompokkan seperti berikut :
  1. Sosial dan Budaya.
  2. Pencemaran Air.
  3. Pencemaran Udara.
  4. Dampak Ekonomi.
Kelompok penilaian diatas, di silangkan dengan kegiatan proyek, seperti contoh berikut :
  1. Pada saat pembebasan dan penyiapan lahan.
  2. Pada saat Engineering dan Konsultasi.
  3. Pada saat produksi (operasional).
Masing-masing kelompok terdiri dari beberapa elemen penilaian, dan apabila tiap elemen penilaian di-saling-silang-kan dengan kegiatan proyek, maka hasil penilaian dampak kegiatan terhadap lingkungan, bisa dibuat seperti contoh berikut :

Sosial dan Budaya.                                                                          Nilai dampak.

Demografi.
  • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
  • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
  • Produksi.                                                                                         tidak ada.
    Keresahan Sosial.
    • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             sedang.
    • Engineering dan Konsultasi.                                                         sedikit.
    • Produksi.                                                                                         sedikit.
      Keserasian Lingkungan.
      • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
        • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
          • Produksi.                                                                                         banyak.

          Pencemaran Air.                                                                             Nilai dampak.

          Tingkat Kekeruhan.
          • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
          • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
          • Produksi.                                                                                         tidak ada.
            Konsentrasi Bahan Kimia.
            • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
            • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
            • Produksi.                                                                                         sedang.
              Suhu.
              • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             sedang.
              • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
              • Produksi.                                                                                         tidak ada.
              BOD.
              • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
                  • Produksi.                                                                                         tidak ada.
                  COD.
                  • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                    • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
                      • Produksi.                                                                                         tidak ada.

                      Pencemaran Udara.                                                                       Nilai dampak.

                      Tingkat Kebisingan.
                      • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                      • Engineering dan Konsultasi.                                                         sedikit.
                      • Produksi.                                                                                         tidak ada.
                        Suhu.
                        • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                        • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
                        • Produksi.                                                                                         tidak ada.
                          Kelembaban.
                          • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                          • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
                          • Produksi.                                                                                         tidak ada.
                          Partikel debu.
                          • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                            • Engineering dan Konsultasi.                                                         sedikit.
                              • Produksi.                                                                                         tidak ada.
                              Bahan Kimia.
                              • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                                • Engineering dan Konsultasi.                                                         tidak ada.
                                  • Produksi.                                                                                         tidak ada.

                                  Dampak Ekonomi.                                                                           Nilai dampak.

                                  Struktur Ekonomi.
                                  • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                                  • Engineering dan Konsultasi.                                                         sedang.
                                  • Produksi.                                                                                         meningkat.
                                    Lapangan Kerja.
                                    • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                                    • Engineering dan Konsultasi.                                                         meningkat.
                                    • Produksi.                                                                                         banyak.
                                      Mata Pencarian.
                                      • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                                      • Engineering dan Konsultasi.                                                         meningkat.
                                      • Produksi.                                                                                         banyak.
                                      Pendapatan.
                                      • Pembebasan dan Penyiapan lahan.                                             tidak ada.
                                        • Engineering dan Konsultasi.                                                         banyak.
                                          • Produksi.                                                                                         meningkat.

                                          Dari penilaian dampak kegiatan terhadap jenis kegiatan pembangunan rumah sakit, seperti contoh diatas, yang masih dalam batas aman, karena dampak negatif yang ditimbulkan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan dampak positif, bahkan dari kelompok dampak ekonomi menunjukkan nilai positif berupa peningkatan ekonomi.

                                          Bagaimana tentang dampak lingkungan dari sisi limbah rumah sakit, terutama pada saat produksi atau pada saat rumah sakit masuk tahap operasional ?, untuk menyikapi hal ini dibutuhkan dokumen UKL (Upaya Kelola Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan), disamping penyediaan fasilitas IPAL (Instalasi Pengolahan Limbah) baik limbah cair, maupun limbah padat.


                                          Untuk pengolahan limbah padat, biasa digunakan Incenerator, yakni instalasi pembakaran limbah padat Rumah Sakit, yang terbaru dari alat Incenerator ini tidak mengeluarkan asap.


                                          Angka Baku Mutu Limbah Cair Rumah Sakit.


                                          adalah ukuran batas atau besaran kadar unsur pencemar yang terkandung dalam air limbah rumah sakit, yang akan dibuang atau dilepas ke saluran umum, dan sebelum dibuang akan diolah terlebih dulu hingga memenuhi kadar angka baku mutu yang telah ditetapkan.


                                          Kondisi hasil pengukuran yang bervariasi, disebabkan faktor waktu dalam pengambilan bahan baku yang mempengaruhi besaran konsentrasi limbah, oleh sebab itu maka ditetapkan angka baku mutu untuk perencanaan IPAL, sebagai berikut :

                                          • Kapasitas rencana                       :  40 m3 / hari.
                                          • BOD masuk                                  :  350 mg / liter.
                                          • SS masuk                                      :  200 mg / liter.
                                          • Efisiensi pengolahan total          :  90 - 95 %.
                                          • BOD keluar                                  :  20 mg / liter.
                                          • SS keluar                                      :  20 mg / liter.
                                          Angka baku mutu limbah cair bagi kegiatan rumah sakit, telah tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Nomor : Kep-58/MNLH/12/1995.

                                          Bagaimana mengolah limbah cair Rumah Sakit, agar memenuhi angka baku mutu ?.

                                          Sistem pengolahan limbah cair Rumah Sakit, yang direkomendasikan adalah menggunakan teknologi proses biologis anaerob - aerob (teknologi pengolahan air limbah dengan memanfaatkan kinerja dari bakteri pemakan limbah), dan akan lebih baik lagi apabila dilengkapi dengan fasilitas reuse air hasil pengolahan.

                                          Tentang perincian pengolahan limbah cair Rumah Sakit, berikut diuraikan sebagai maksud untuk menambah pengetahuan.

                                          Seluruh air limbah hasil dari kegiatan Rumah Sakit, disalurkan melalui pipa menuju kedalam bak pengumpul, yang kemudian dilakukan penyaringan terhadap sampah limbah padat yang terbawa air limbah, agar tidak ikut serta masuk kedalam bak penampung.

                                          Dari bak penampung limbah cair dipompa menuju bak equalisasi, disini limbah cair dipisahkan dari cairan lemak atau cairan minyak yang masih terbawa air limbah.

                                          Limbah cair yang telah bebas dari cairan minyak dan lemak, kemudian dialirkan ke unit instalasi IPAL.

                                          instalasi IPAL ini terdiri dari 2 bak pengurai, yakni bak pengurai anaerob dan bak pengurai lanjutan, dan bak pengurai lanjutan ini terdiri dari bak pengendap awal, bak anoxic, bak aerob, dan bak pengendap akhir.

                                          Limbah cair yang masuk kedalam bak pengurai anaerob, secara grafitasi akan dialirkan ke bak pengendap awal, yang kemudian masuk ke bak anoxic dan bak aerob, hingga terakhir akan mengalir ke bak pengendap akhir, kemudian dilakukan proses khlorinasi, yang selanjutnya dialirkan ke bak penampung air bersih untuk dapat digunakan kembali (reuse).

                                          Bagaimana proses yang terjadi pada bak anaerob ?.

                                          Seperti namanya, yang berperan dalam bak ini adalah bakteri anaerob, seperti diantaranya adalah bakteri methanothrix dan bakteri methanosarcinae, keduanya dalam menguraikan polutan limbah cair, tidak memerlukan supply bahkan tidak butuh udara, karena bakteri akan menetap pada media tumbuh bakteri didalam bak anaerob, dan polutan organik yang diuraikan akan berubah menjadi gas metan, CO2 dan H2S.

                                          Pada tahapan ini konsentrasi BOD limbah cair turun sekitar 60 - 70 %, yakni dari 400 mg / liter, menjadi sekitar 140 mg / liter, yang selanjutnya dialirkan ke dalam bak pengurai lanjutan.

                                          Bagaimana proses yang terjadi pada bak pengurai lanjutan ?.

                                          Proses dilakukan dengan sistem biofilter anoxic - aerob, yang terdiri dari bak pengendap awalbak anoxicbak aerob, dan bak pengendap akhir.

                                          Air hasil proses dari bak anaerob, yang masuk ke bak pengendap awal, akan mengendapkan partikel lumpur, pasir yang mungkin masih terbawa, dan selain berfungsi mengendapkan juga berfungsi sebagai bak pengontrol aliran, pengurai senyawa organik yang berbentuk padat (sludge digestion), sehingga bak pengendap awal juga berfungsi sebagai bak penampung lumpur.

                                          Selanjutnya mengalir dengan aliran dari atas ke bawah, dan dari bawah ke atas, kedalam bak kontaktor anoxic, yang didalamnya telah diberi media tumbuh bakteri fakultatif aerobic, yang dalam beberapa hari pada permukaan media filter akan tumbuh lapisan film mikro organisme, lapisan inilah yang akan menguraikan zat organik air yang belum terurai oleh bak pengendap awal.

                                          Dari bak anoxic, selanjutnya dialirkan ke bak aerob, yang didalamnya juga berisi media tempat tumbuh bakteri, kemudian sambil di aerasi atau dihembus dengan udara agar mikroorganisme yang ada akan menguraikan zat organik, dan tumbuh menempel pada permukaan media, sehingga terjadi kontak antara mikroorganisme yang ter-suspensi dalam air, maupun yang menempel permukaan media, dan hal ini mampu meningkatkan efisiensi penguraian, dan mempercepat natrifikasi (penguraian amonia menjadi nitrat dan nitrit), sehingga terjadi efisiensi dalam penguraian amonia, dan proses ini disebut aerasi.

                                          Setelah itu mengalir ke dalam bak pengendap akhir, dan disini lumpur aktif yang mengandung massa mikroorganisme diendapkan dan dipompa kembali ke bagian inlet bak aerasi dengan pompa sirkulasi lumpur, sedangkan air dialirkan ke bak khlorinasi, agar terjadi kontak dengan senyawa khlor untuk membunuh mikroorganisme patogen, yang selanjutnya air dapat dialirkan ke saluran umum, atau ditampung untuk digunakan kembali.

                                          Kombinasi pengolahan ini, dapat menurunkan zat organik (BOD, COD), amonia, detergen, padatan tersuspensi (SS), phospat dan lainnya, sehingga konsentrasi BOD menjadi relatif rendah, yakni sekitar 20 - 40 mg / liter, dan hal ini sesuai dengan angka baku mutu.

                                          sistem informasi rumah sakit | software proposal | amdal | analisa dampak lingkungan

                                          semoga bermanfaat.